Beranda | 25 Nabi | Tokoh Militer | Tokoh Muslim | Tokoh Wanita

Profil dan Biodata Gamal Albinsaid - Kepala Perusahaan Indonesia Medika dan aktivis sosial

Gamal AlbinsaidGamal Albinsaid adalah Seorang sosok muda Indonesia yang aktif di kegiatan wirausaha sosial. Beliau menjadi Kepala Perusahaan Indonesia Medika dan aktivis sosial. Saat ini Gamal Albinsaid masuk dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Adil Makmur pasangan Prabowo -Sandiaga sebagai Juru Kampanye Nasional menggantikan posisi aktivis Ratna Sarumpaet.

Sandiaga dan Gamal sama-sama aktif di kegiatan wirausaha sosial. Gamal adalah dokter yang menggagas layanan kesehatan berbasis bank sampah di Malang dan sekarang sudah ada di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, Gamal sekarang giat di kegiatan - kegiatan yang menyentuh kewirausahaan sosial sebagai solusi untuk memerangi kemiskinan, mengangkat kesejahteraan masyarakat.

Saat berusia 24 tahun pemilik akun Twitter @Gamal_Albinsaid ini pernah mendapat penghargaan "First HRH The Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneur" dari Pangeran Charles yang ia terima langsung.

Sebelumnya, anak ketiga dari empat bersaudara ini sudah pernah menerima berbagai penghargaan, termasuk dari Wali Kota Malang dan Menteri Riset dan Teknologi untuk berbagai penelitian yang pernah ia lakukan.

Bersama dengan rekan-rekannya, pria lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur itu membuat program kesehatan yang membuat dia mendapat penghargaan dari putra Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip dari Kerajaan Inggris tersebut.

Pengelolaan sampah untuk kesehatan itu dimulai ketika Gamal melihat berbagai data tentang masyarakat Indonesia. Ia kaget ketika tahu sekitar 60 persen masyarakat Indonesia tidak memiliki asuransi. Juga sekitar separuh masyarakat Indonesia hanya berpenghasilan kurang dari US$ 2 (sekitar Rp 24 ribu) per hari.

Keinginannya untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dalam hal kesehatan pun makin kuat ketika ia mendengar kasus anak pemulung, Khairunnisa. Bocah 3 tahun itu dinyatakan meninggal karena sakit diare. Anak malang itu mengembuskan napas terakhirnya di gerobak sang ayah yang hanya berpenghasilan Rp 10 ribu per hari.

Melihat keadaan itu, Gamal dan empat temannya, dibantu oleh seorang dosen pembimbing, Rita Rosita, mendirikan "Indonesia Medika", sebuah perusahaan di bidang kesehatan pada 2010. Berbagai program dibuat oleh Gamal yang saat itu masih duduk sebagai mahasiswa semester V Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang.

Untuk manajemennya, ia merekrut teman-temannya yang masih berusia di bawah 24 tahun dari berbagai cabang ilmu untuk bekerja di perusahaan itu.


Bank Sampah

Di usianya yang masih muda, dia membuat inovasi berupa asuransi 'sampah'. Peserta program ini memang mayoritas adalah orang kurang mampu yang bahkan tak memiliki pekerjaan tetap. Mereka kemudian menyetorkan sampah sebagai premi asuransi. Tak cuma itu, bahkan Gamal dan kawan-kawan sering pula menjemput sampah-sampah yang dikumpulkan di rumah peserta asuransi. Menurut dia seseorang yang sudah sakit berat dan rawat jalan di rumah bisa saja tak sanggup jalan ke klinik.

Berkat klinik bernama Indonesia Medika itu, Gamal pun diganjar sederet penghargaan internasional. Penghargaan itu antara lain adalah dari Pangeran Charles di Inggris, People Choice Award di California-AS, People Choice Award dari Australian Agency for International Development, dan masih banyak lagi.

Melalui karyanya itu, Gamal Albinsaid diundang ke Istana Buckingham, Inggris, untuk mendapatkan penghargaan HRH The Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneurship First Winner 2014, pada Jumat 31 Januari 2014. Gamal bertemu langsung dengan Pangeran Charles. Tak hanya itu, Gamal juga pernah berjumpa Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Penghargaan yang diselenggarakan Unilever dan Cambridge University ini merupakan penghormatan dari Pangeran Charles kepada entrepreneurship muda yang peduli di bidang sumber daya berkelanjutan.