Kisah Amru bin Tsabit bin Wahsyi - Sahabat Nabi yang Masuk Surga Meski Belum Pernah Shalat

Amru bin Tsabit bin Waqsyi adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang syahid di perang Uhud. Bahkan disebutkan oleh Nabi Muhammad SAW bahwa Amru bin Tsabit menjadi salah satu penghuni surga.

Nama lengkapnya Amru bin Tsabit bin waqisy/ Aqisy al-Anshary, ibunya Bint Al-Yaman, saudari dari Hudzaifah bin al-Yaman ra. Dikisahkan oleh sahabat Abu Hurairah ra bahwa sebelum menjadi seorang muslim, dia seorang pelaku riba dan harus meninggalkan riba kalau nanti menjadi muslim, karena itu belum menjadi seorang muslim. Sehingga Allah Subhanahu wa Ta'ala membukakan hatinya untuk menjadi seorang muslim. Saat tiba kaumnya ikut berjihad di jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala hatinya tertarik untuk ikut jihad bersama Rasul S.A.W. ia pun memeluk Islam dan ikut perang Uhud serta terluka. Saat ditanyai apakah ia berperang karena kaumnya atau karena Islam. Ia menjawab: Aku muslim, aku beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan aku berperang karena Islam dan terluka seperti yang kalian lihat. Ia pun syahid di jalan Alloh. Ketika hal tersebut disampaikan kepada Rasulullah.

KIisah Amru bin Tsabit bin Wahsyi - Sahabat Nabi yang Masuk Surga Meski Belum Pernah Shalat


Masuk Islam

Amru bin Tsabin bin Waqsyi dikenal dengan Ushairim dari Bani Abdul Asyhal. Suatu hari, ia mencari-cari Sa'ad bin Mu'adz dari kaumnya. Lalu disebutkan Sa'ad sedang berada di Uhud bersama Rasulullah dan seluruh pasukan Islam.  

Kemudian ia bertanya tentang kaumnya, dan dikatakan juga kaumnya juga ikut perang Uhud. Saat itu, agama Islam mulai merasuk dalam diri Amru bin Tsabit dan saat itu juga ia menyatakan dirinya masuk Islam dan akan ikut berperang menyusul Rasulullah SAW dan kaumnya.


Perang Uhud

Ketika perang Uhud usai, beberapa Bani Abdul Asyhal mencari korban-korban dari kaumnya yang syahid dalam peperangan. Saat itulah beberapa dari mereka kaget karena menemukan Amru bin Tsabit di antara korban yang tengah sekarat.

Mereka berkata, "Demi Allah, ini adalah Al-Ushairim. Untuk apa dia datang?"

"Kami meninggalkannya karena ia menolak datangnya Islam," ujar mereka.

Lalu salah seorang di antara mereka bertanya kepada Amru bin Tsabit, "Untuk apa engkau datang? Apa engkau ingin berperang demi kaummu atau ingin masuk Islam?"

Amru bin Tsabit menjawab, "Karena kecintaanku kepada Islam. Aku telah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan aku telah masuk Islam. Lalu aku mengambil pedangku, aku maju bersama Rasulullah dan aku berperang hingga aku terkena serangan."

"Jika aku mati, maka hartaku aku serahkan kepada Muhammad yang dapat digunakannya sesuai yang dikehendakinya," ujar Ushairim sebelum menghembuskan napas terakhirnya.


Dijamin masuk surga meski belum pernah shalat

Kisah meninggal dunia Amru bin Tsabit terdengar oleh Rasulullah, lalu Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya ia termasuk penghuni surga."

Kemudian ada di antara sahabat yang berkata Amru bin Tsabit belum sempat melakukan sholat. Rasulullah bersabda, "Amalan sedikit dan pahala banyak."

Dan pada suatu ketika, Abu Hurairah meminta kepada para sahabat dan berkata, "Ceritakan kepadaku mengenai kisah seseorang yang masuk surga padahal belum pernah sholat sekali pun sepanjang hidupnya."

Ternyata para sahabat tidak ada yang mengetahui. Akan tetapi para sahabat balik bertanya, "Siapakah dia? " Abu Hurairah menjawab, "Ushairim Bani Abdul Asyhal ' Amr bin Tsabit bin Waqsy."