Biografi Thariq Bin Ziyad - Panglima Perang Muslim, Pembebas Andalusia

Biografi Thariq Bin Ziyad - Panglima Perang Muslim, Pembebas Andalusia

Thariq bin Ziyad (670 - 720) (Arab: طارق بن زياد‎), dikenal dalam sejarah Spanyol sebagai legenda dengan sebutan Taric el Tuerto (Taric yang memiliki satu mata), adalah seorang jendral dari dinasti Umayyah yang memimpin penaklukan muslim atas wilayah Al-Andalus (Spanyol, Portugal, Andorra, Gibraltar dan sekitarnya) pada tahun 711 M.

Musim panas tahun 711 M (92 H), Thariq bin Ziyad berangkat menuju Al-Andalus. Pada tanggal 29 April 711, pasukan Thariq mendarat di Gibraltar (nama Gibraltar berasal dari bahasa Arab, Jabal Tariq yang artinya Gunung Thariq). Setelah pendaratan, ia telah mengobarkan semangat jihad kepada pasukannya untuk berperang dengan bersungguh-sungguh kerana Allah.

Istana di Andalusia, Spanyol, Cordoba Kota Andalusia
Cordoba Kota Andalusia
Kisah yang terkenal adalah saat pembakaran kapal atas perintah Thariq bin Ziyad untuk menumbuhkan semangat jihad fisabilillah. Kemenangan pasukan muslim dalam penaklukan Andalusia banyak dipengaruhi oleh semangat juang yang berhasil dikobarkan oleh Thariq dimana dia memerintahkan untuk membakar semua kapal sehingga tidak ada jalan untuk melarikan diri selain bertempur habis-habisan melawan musuh sampai meraih kemenangan atau mati sebagai syuhada. Thariq bin Ziyad merupakan sosok pahlawan yang mampu membawa kejayaan Islam di masanya.

Pidato Thariq Bin Ziyad untuk mengobarkan semangat pasukan:
Di belakang kita lautan, di depan kita musuh. Kita tidak dapat melarikan diri. Demi Allah Subhanahu Wata’ala  , kita datang ke bumi Andalusia untuk menjemput syahid atau meraih kemenangan. Demi Allah Subhanahu Wata’ala jika kita mundur, lautan akan menenggelamkan kita. Jika kita maju, musuh telah menanti kita. Kita hanya memiliki senjata, jika kita tenggelam di laut, nama kita tercemar dan Allah Subhanahu Wata’ala   akan mencabut rasa gentar di hati musuh. Jika kita maju, Allah Subhanahu Wata’ala   akan membuat musuh takut. Syahid dan syurga menunggu kita. Allah Subhanahu Wata’ala Allahu Akbar.
Pasukan Tariq menyerbu wilayah Andalusia dan di musim panas tahun 711 berhasil meraih kemenangan yang menentukan atas kerajaan Visigoth, di mana rajanya, Roderick terbunuh pada tanggal 19 Juli 711 dalam pertempuran Guadalete. Saat itu jumlah pasukan Thariq bin Ziyad sekitar 12.000 pasukan melawan 100 ribu pasukan Roderick.

Dalam memimpin pasukannya, Thariq memiliki cara tersendiri untuk mengetahui keadaan pasukannya apakah sudah siap atau belum, yakni bila pasukannya rajin ibadah yakni shalat lima waktu dan shalat malam, maka Thariq beranggapan pasukannya sudah siap tempur.

Ada faktor kunci dalam kemenangan perang yang dijalani kaum muslimin. Spritualitas keimanan yang mendalam. Pasukan Islam meyakini, berjihad tak mengenal batasan usia dan waktu perang. Ketika perang menaklukan Andalusia, pasukan Thariq bin Ziyad sedang menjalani puasa Ramadhan.

Setelah itu, Thariq menjadi gubernur wilayah Andalusia sebelum akhirnya dipanggil pulang ke Damaskus oleh Khalifah Walid I.

Penaklukan Andalusia berdampak luas kepada perubahan sosial di wilayah tersebut. Revolusi sosial meledak, kebebasan beragama diakui dan dijamin pemerintahan Islam. Mereka menjalankan dengan patuh, perintah wakil khalifah Islam di Afrika, Musa Bin Nushair yang mengatakan perubahan sosial positivistik ini menandakan Islam mampu membantahkan pandangan kalangan non Islam, bahwa jika Islam berkuasa maka berpotensi terjadi kekacauan besar.

Maka selama hampir 600 tahun dalah pengaruh Islam, Spanyol menjadi wilayah yang paling maju... jauh dibanding bangsa-bangsa Eropa yang saat itu berada dalam masa kegelapan. Peradaban Islam memberikan sesuatu yang dibutuhkan. Dari mulai teknologi pertanian, pakan ternak, Iptek dan lain-lain. Hingga masyarakatnya menjadi makmur, aman, dan sejahtera hidupnya.

Saat Islam Jaya di Spanyol, negara tersebut berkembang dan maju dengan pesat. Segala sesuatu yang dibutuhkan saat itu dibantu oleh Kaum muslimin. Mulai dari pakan ternak, teknologi pertanian dan lain-lain. Melihat keluhuran budi Umat Islam, dengan memiliki kecenderungan membantu tanpa ada sifat ingin menjajah atau menyakiti, maka berbondong-bondong masuk Islam. Bukan itu saja, rakyat Spanyol minta menjadi bagian dari wilayah Kekhalifahan Islam saat itu.

Teknologi di Spanyol begitu berkembang sangat cepat di wilayah yang disebut Andalusia tersebut. Termasuk dari segi teknologi, maka saat itu spanyol menjadi negara yang lebih maju dari daerah-daerah lainnya.

Sebagai contoh tokoh para penemu teknologi berasal dari muslim spanyol dari mulai jam dinding, pesawat terbang, Penemuan teori atom, astronomi, dan ilmu-ilmu lainnya.

Incoming search:kata kata thariq bin ziyad, thariq bin ziyad membakar kapal, biografi thariq bin ziyad, pidato thariq bin ziyad, biografi singkat thariq bin ziyad, thariq bin ziyad movie, thariq bin ziyad pdf

Baca Selengkapnya
Daftar 10 Tokoh Berpengaruh di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Daftar 10 Tokoh Berpengaruh di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Top 100 Global Thinker 2019
Majalah ternama Foreign Policy merilis daftar bergengsi Top 100 Global Thinker 2019. Majalah Foreign Policy setiap tahunnya memang merilis nama-nama dalam Top 100 Global Thinker. Daftar tersebut dibagi ke dalam beberapa klasifikasi.

Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Susi Pudjiastuti, masuk ke dalam kategori 10 besar tokoh yang dianggap punya pengaruh di bidang pertahanan dan keamanan, versi majalah ternama Foreign Policy.

Dalam editorialnya, Foreign Policy memaparkan Susi Pudjiastuti berada dalam daftar karena komitmennya dalam mempertahankan kelestarian ikan serta biota laut.

Komitmen itu ditunjukkan dengan keberaniannya menelurkan kebijakan yang dianggap menakutkan, serta diperhatikan kawan maupun lawan.

Susi Pudjiastuti ada di kelas Defense and Security bersama sembilan nama besar lainnya. Dalam kategori Defense and Security, Susi juga bersanding dengan tokoh-tokoh dunia lainnya. Siapa saja? Berikut ini adalah rinciannya.


1. Qassem Suleimani

Qassem Suleimani
Mayor Jenderal Qasem Soleimani atau Ghasem Soleimani (lahir 11 Maret 1957 di Qanat-e Malek, Iran) merupakan perwira militer senior Iran dalam Pasukan Pengawal Revolusi Islam (IRGC) dan sejak tahun 1998 menjadi komandan dari Pasukan Quds—sebuah divisi yang bertanggung jawab untuk operasi ekstrateritorial dari Iran. Ia seorang veteran perang Iran–Irak, dan telah aktif di berbagai konflik Timur Tengah, terutama di Irak dan Syam.

Metode yang ia gunakan merupakan gabungan antara intervensi militer dengan penanaman ideologi dan strategi diplomasi yang keras kepala. Pasukan Quds telah lama memberikan bantuan militer untuk Hizbullah di Lebanon dan Hamas di Wilayah Palestina. Soleimani selalu memiliki pengaruh politik dan militer di Irak melalui partai politik Syiah dan Kurdi, yang memberontak terhadap Saddam pada Pemberontakan Irak 1991. Iran telah mempersenjatai dan membantu pemberontak melawan Saddam. Pada tahun 2012, Soleimani membantu pemerintah Suriah, sekutu penting Iran, selama Perang Saudara Suriah. Soleimani juga ikut membantu komando gabungan pemerintah Irak dan pasukan milisi Syiah melawan Negara Islam Irak dan Syam (NIIS) di 2014-2015.

Peran Qassem Suleimani sangat penting di setiap wilayah Iran. Bahkan, dia juga menjadi juru bicara yang mewakili Iran atas ancaman yang diutarakan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.


2. Ursula von der Leyen

Ursula von der Leyen
Ursula Gertrud von der Leyen (lahir 8 Oktober 1958) adalah politisi asal Jerman. Ia adalah Menteri Pertahanan Jerman ke-8 dan saat ini sejak disumpah di bawah Kabinet Merkel III pada tangga; 17 Desember 2013.

Sejak pengangkatannya pada 2013, Ursula telah mengubah Kementerian Pertahanan Jerman yang secara tradisional sebagai salah satu daerah politik Berlin, menjadi platform ambisi internasional Jerman. Pada 2018, dia mengadvokasi Jerman agar pengeluaran kementerian ini ditingkatkan. Ursula juga menggalang dukungan domestik agar bisa mengganti perangkat keras yang digunakan oleh militer Jerman.


3. Olga Sanchez Cordero

Olga Sanchez Cordero
Olga María del Carmen Sánchez Cordero Dávila (lahir 1947) adalah politisi Meksiko dan mantan ahli hukum. Dia adalah Sekretaris Dalam Negeri Meksiko, sebelumnya menjadi hakim di Mahkamah Agung Keadilan Bangsa, pengadilan federal tertinggi Meksiko, dari 26 Januari 1995 hingga 30 November 2015.

Olga Sanchez Cordero merupakan suara yang paling berpengaruh di kabinet Presiden Andres Manuel Lopez Obrador. Olga berjanji akan menemukan cara baru untuk menekan angka kematian yang tinggi akibat perang narkoba di Meksiko. Dia menjadi garis depan untuk mendekriminalisasi narkoba, mengesampingkan militer dari penegakan hukum, dan menawarkan amnesti kepada pelanggar tanpa kekerasan.


4. Abiy Ahmed

Abiy Ahmed
Abiy Ahmed Ali ((Amhar: አብይ አህመድ አሊ?, Oromo: Abiyyi Ahimad Alii; lahir 15 Agustus 1976; umur 42 tahun) adalah seorang politikus Ethiopia yang ditunjuk sebagai Perdana Menteri Ethiopia ke-12 pada 2 April 2018. Ia adalah ketua koalisi politik berkuasa di Ethiopia, Front Demokratik Revolusioner Rakyat Ethiopia (EPRDF) dan juga ketua Organisasi Demokratik Bangsa Oromo (OPDO), yang merupakan salah satu dari empat partai koalisi dari EPRDF. Abiy juga merupakan anggota parlemen Ethiopia, dan anggota komite eksekutif OPDO dan EPRDF.

Ia juga merupakan seorang mantan perwira intelijen militer, sejak menjadi Perdana Menteri, Abiy telah meluncurkan program reformasi politik dan ekonomi yang luas.

Belum setahun Abiy menjabat, Ethiopia mencetak sejarah dengan membuka perdamaian dengan Negara tetangga, Eritrea. Langkah ini menyatukan kembali keluarga dan membuka kembali jaringan perdagangan yang sudah lama tidak aktif.


5. Gwynne Shotwell

Gwynne Shotwell
Gwynne Shotwell adalah seorang pebisnis Amerika. Dia adalah Presiden dan Chief Operating Officer di SpaceX, sebuah perusahaan transportasi ruang angkasa Amerika, di mana dia bertanggung jawab untuk operasi sehari-hari dan pertumbuhan perusahaan.

Di bawah kepemimpinan Gwynne, SpaceX menjadi suatu perusahaan yang sangat diperlukan oleh militer Amerika Serikat dalam mengejar ketertinggalan. Sebelumnya, SpaceX memenangkan kontrak senilai US$130 juta (Rp1,84 triliun) dengan Angkatan Udara Amerika Serikat untuk meluncurkan satelit orbit.

Satelit ini digunakan untuk komunikasi dan pengumpulan data intelijen yang aman. Satelit ini juga bisa digunakan untuk menghancurkan rudal yang masuk.


6. Alex Karp

Alexander Karp
Alexander Karp adalah pengusaha miliarder Amerika, pendiri dan CEO dari perusahaan perangkat lunak Palantir Technologies.

Palantir Technologies merupakan perusahaan perangkat lunak Amerika Serikat yang bergerak di bidang analisis mahadata. Perusahaan itu bermarkas di Palo Alto, California, dan didirikan oleh Peter Thiel, Nathan Gettings, Joe Londsdale, Stephen Cohen, dan Alex Karp, dikutip dari Wikipedia.

Di bawah kepemimpinan Karp, Palantir melakukan serangkaian tugas yang ambisius. Perusahaan ini menganalisis untuk sebagian besar departemen eksekutif pemerintah Amerika Serikat, mengambil cybersecurity untuk Departemen Pertahanan, dan meninjau obat untuk Departemen Kesehatan dan Layanan Manusia.


7. Eliot Higgins

Eliot Higgins
Eliot Higgins (lahir 1979), nama samaran Brown Musa, adalah seorang jurnalis warga negara Inggris dan seorang blogger, yang dikenal dalam investigasi media sosial dan analisa senjata pada Perang Saudara Suriah. Adalah pengusaha miliarder Amerika, pendiri situs web Bellingcat.

Eliot Higgins menunjukkan bahwa laptop dengan akses ke media sosial, Youtube, dan Google Maps bisa mengungkapkan lebih banyak tentang perang daripada yang dilakukan oleh badan intelijen pemerintah. Eliot mendirikan Bellingcat, situs web yang didirikan pada 2014 melalui kampanye Kickstarter.

Setelah mengungkapkan terobosan medan perang di Ukraina dan Suriah, dia menggunakan intelijen open source pada 2018 untuk melacak dua identitas agen Rusia yang diduga meracuni mantan mata-mata Sergei Skripal di Inggris.


8. Vladislav Surkov

Vladislav Yuryevich Surkov
Vladislav Yuryevich Surkov adalah seorang pengusaha Rusia dan politisi keturunan Chechen. Dia adalah Wakil Kepala Pertama Administrasi Presiden Rusia dari 1999 hingga 2011 (Penasihat Vladimir Putin), selama waktu itu ia secara luas dilihat sebagai ideolog utama Kremlin yang mengusulkan dan menerapkan konsep demokrasi yang berdaulat di Rusia.

Sebagai salah satu penasihat terdekat bagi orang yang paling berkuasa di Rusia, Vladislav Surkov telah menyempurnakan seni propaganda. Surkov tak hanya memperkuat kekuatan Kremlin dengan menata ulang lanskap partai opisisi Rusia dan kelompok sipil, tapi juga mengeksploitai fragmentasi emdai utnuk meningkatkan jangkauan disinformasi Rusia, baik di luar maupun di dalam negeri.


9. Sheikh Hasina

 Sheikh Hasina
Sheikh Hasina Wazed (lahir 28 September 1947) adalah Perdana Menteri Bangladesh dari tahun 1996 sampai 2001 dan dari 2009 sampai sekarang. Ia adalah anak sulung dari Sheikh Mujibur Rahman, presiden pertama Bangladesh. Ketika ayahnya dan keluarganya dibunuh dalam sebuah kudeta berdarah pada 15 Agustus 1975, ia dan adiknya Sheikh Rehana selamat karena sedang berada di Jerman Barat. Ia kemudian pindah ke Inggris, dan kemudian New Delhi, India. Ia akhirnya kembali ke Bangladesh pada 17 Mei 1981.

Hasina menunjukkan kemurahan hati yang tak biasa diperlihatkan kepada lawan-lawannya di negaranya. Dia justru menyambut 700 ribu pengungsi Rohingnya yang melarikan diri dari penganiayaan di Myanmar dan membiarkannya tinggal di sana. Hasina juga terus mendesak Myanmar agar kembali mau menerima pengungsi Rohingya.


10. Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti
Dr. (HC) Susi Pudjiastuti (lahir di Pangandaran, 15 Januari 1965) adalah seorang Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019 yang juga pengusaha pemilik dan Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil-hasil perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation atau penerbangan Susi Air dari Jawa Barat. Hingga awal tahun 2012, Susi Air mengoperasikan 50 pesawat dengan berbagai tipe seperti 32 Cessna Grand Caravan, 9 Pilatus PC-6 Porter dan 3 Piaggio P180 Avanti. Susi Air mempekerjakan 185 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing. Tahun 2012 Susi Air menerima pendapatan Rp300 miliar dan melayani 200 penerbangan perintis.

Saat ia menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, ia dikenal akan kebijakannya yang tegas terhadap penangkapan ikan ilegal. Namanya bahkan dikaitkan dengan kata "tenggelamkan" yang mengacu kepada hukuman penenggelaman kapal-kapal asing ilegal di perairan Indonesia. Upaya ini pada akhirnya membuahkan hasil; penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature menunjukkan bahwa kebijakan agresif Susi terhadap penangkapan ikan ilegal telah mengurangi upaya tangkap sebesar 25% dan berpotensi menambah jumlah tangkapan sebesar 14% dan keuntungan sebesar 12%.

Susi Pudjistuti berkomitmen untuk meregenerasi stok ikan yang vital bagi Indonesia. Wanita ini tak segan untuk menakut-nakuti musuh dengan menenggelamkan kapal pencuri ikan illegal. Ketegasannya ini sempat membuat ketegangan diplomatik dengan Tiongkok.
Baca Selengkapnya
Daftar Tokoh Diktator Yang Pernah Ada di Dunia

Daftar Tokoh Diktator Yang Pernah Ada di Dunia

Diktator adalah seorang pemimpin negara yang memerintah secara otoriter/tirani dan menindas rakyatnya. Biasanya seorang diktator naik takhta dengan menggunakan kekerasan, seringkali dengan sebuah kudeta. Tetapi ada pula diktator yang naik takhta secara demokratis. Contoh yang paling terkenal adalah Adolf Hitler.

Seringkali diktator dibedakan dengan despot. Seorang despot berkuasa secara sewenang-wenang pula, tetapi kadangkala ada pula despot yang 'baik'.

Diktatorisme adalah sebuah paham yang artinya diambil dari kata "diktator" artinya orang yang memerintah suatu negara/pemerintahan dengan hak-hak dan kekuasaan absolut dan -isme yang berarti sebuah pemahaman maka disimpulkan diktatorisme adalah sebuah paham yang dianut oleh suatu negara untuk dipimpin oleh seorang pemimpin otoriter yang mempunyai hak dan kewajiban absolut. Adapun diktatorisme cenderung lebih banyak dipraktikkan di negara-negara Eropa seperti Jerman, Polandia, Perancis, dan Italia.

Berikut ini daftar Diktator yang pernah ada di dunia:
  1. Adolf Hitler
  2. Alberto Fujimori
  3. Ayatollah Khomeini
  4. Bashar al-Assad
  5. Benito Mussolini
  6. Ferdinand Marcos
  7. Fidel Castro
  8. Ho Chi Minh
  9. Hosni Mubarak
  10. Idi Amin
  11. Islam Karimov
  12. Joseph Stalin
  13. Kim Jong-un
  14. Mahathir Mohamad
  15. Mao Zedong
  16. Muammar Gaddafi
  17. Muhammad Zia-ul-Haq
  18. Mustafa Kemal Ataturk
  19. Pol Pot
  20. Robert Mugabe
  21. Saddam Hussein
  22. Soeharto


Profil


1. Adolf Hitler, Negara asal: Jerman, tahun berkuasa: 1933, akhir berkuasa: 1945, ideologi: Nazisme

Adolf hitlerAdolf Hitler (lahir di Braunau am Inn, Austria-Hongaria, 20 April 1889 – meninggal di Berlin, Jerman, 30 April 1945 pada umur 56 tahun) adalah seorang politisi Jerman dan ketua Partai Nazi (bahasa Jerman: Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei (NSDAP); Partai Pekerja Jerman Sosialis Nasional) kelahiran Austria. Ia menjabat sebagai Kanselir Jerman sejak 1933 sampai 1945 dan diktator Jerman Nazi (bergelar Führer und Reichskanzler) mulai tahun 1934 sampai 1945. Hitler menjadi tokoh utama Jerman Nazi, Perang Dunia II di Eropa, dan Holocaust.

Tidak terhitung kejahatan yang dilakukan Adolf Hitler. Penguasa Nazi Jerman ini memerintahkan pembantaian 11 juta orang, yang enam juta di antaranya kaum Yahudi. Dia juga menyeret dunia ke dalam perang yang merenggut hingga 70 juta korban jiwa. Ironisnya, setelah takluk, Hitler bunuh diri karena takut ditangkap pasukan Uni Soviet.


2. Alberto Fujimori, Negara asal: Peru, tahun berkuasa: 1990, akhir berkuasa: 2000, ideologi: Anti-komunis Diktator konstitusional (Fujimorisme)

Alberto Fujimori
Alberto Ken'ya Fujimori (lahir di Lima, Peru, 28 Juli 1938) adalah Presiden Peru yang menjabat dari 28 Juli 1990 sampai 17 November 2000. Ia adalah orang ketiga dari keturunan Asia Timur yang menjadi kepala negara sebuah negara Amerika Selatan.

Pada masa jabatannya, Fujimori juga berhasil mengembalikan kestabilan ekonomi makro setelah masa kepresidenan Alan García dan membawa kedamaian di negara yang sedang kacau. Fujimori juga berhasil membebaskan puluhan orang yang disandera pemberontak Tupac Amaru dalam serangan di kediaman duta besar Jepang di Lima.

Namun, ia juga dikritik sebagai pemimpin yang otoriter. Pada 7 November 2005 ia diamankan oleh otoritas Chili. Fujimori kemudian diekstradisi ke Peru untuk menghadapi dakwaan kriminal pada September 2007.

Pada 7 April 2009, Fujimori dinyatakan terbukti dan divonis 25 tahun penjara atas dakwaan pelanggaran hak asasi manusia karena terlibat pembunuhan dan penculikan yang dilakukan pasukan paramiliter Grupo Colina saat pemerintahannya menghadapi gerilyawan sayap kiri pada tahun 1990-an.


3. Ayatollah Khomeini, Negara asal: Iran, tahun berkuasa: 1979, akhir berkuasa: 1989, ideologi: Islam Shia teokrasi

Ayatollah Khomeini
Sayyid Ayatollah Ruhollah Khomeini (lahir di Khomein, Provinsi Markazi, 24 September 1902 – meninggal di Tehran, Iran, 3 Juni 1989 pada umur 86 tahun) ialah tokoh Revolusi Iran dan merupakan Pemimpin Agung Iran pertama.

Ruhollah Khomeini merupakan seorang politisi sekaligus ulama Syiah yang menjadi pendiri Republik Islam Iran. Dia memimpin Revolusi Iran di 1979 yang menggulingkan Shah (Raja) terakhir Iran, Mohammad Reza Pahlavi, dan mengakhiri 2.500 Kekaisaran Persia.

Khomeini menggunakan posisi yang kuat untuk menyampaikan khotbah dari Faiziyveh School yang menuduh negara berkolusi dengan Israel.

Ia pernah ditangkap oleh polisi rahasia Iran, SAVAK, hampir memancing kerusuhan besar-besaran dan menimbulkan reaksi kekerasan oleh pihak aparat keamanan yang mengakibatkan kematian ribuan orang.

Pada peringatan pertama setelah kerusuhan tahun 1962, Khomeini diasingkan ke pembuangan di Turki tahun 1964. Setelah 15 tahun, Khomeini kembali dari pengasingan.

Dia menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran hingga meninggal di 1989, dan posisinya digantikan sebagai Ayatollah Ali Khamenei.


4. Bashar al-Assad, Negara asal: Syria, tahun berkuasa: 2000, akhir berkuasa: petahana, ideologi: Ba'athisme

Basyar al-Assad
dr. Basyar Hafizh al-Assad (lahir di Damaskus, Suriah, 11 September 1965 tahun) adalah Presiden Suriah saat ini, memegang kekuasaan sejak 17 Juli 2000. Ia juga Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Suriah, Sekretaris Jenderal Partai Arab Sosialis Ba'ats yang berkuasa dan Sekretaris Wilayah cabang partai di Suriah. Dia adalah putra Hafizh al-Assad, yang merupakan Presiden Suriah 1971–2000.

Basyar al-Assad disebut-sebut sebagai diktator dan menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas perang saudara yang berkecamuk di negaranya sejak Maret 2011 lalu itu. Assad bersikeras mempertahankan jabatannya meski terus-terusan diserang kelompok pemberontak.

Saat ini, Assad dikenal diktator karena tak segan-segan untuk membantai oposisi yang merupakan rakyatnya sendiri. Untuk mematikan pergerakan aktivis oposisi, pemerintah Assad membekukan penggunaan Facebook dan Twitter.


5. Benito Mussolini, Negara asal: Kerajaan Italia, tahun berkuasa: 1922, akhir berkuasa: 1943, ideologi: Fasisme Diktator militer

Benito Amilcare Andrea Mussolini
Benito Amilcare Andrea Mussolini (lahir 29 Juli 1883 – meninggal 28 April 1945 pada umur 61 tahun) adalah seorang politisi asal Italia dan pemimpin Partai Fasis Nasional. Ia adalah diktator Italia pada periode 1922-1943. Ia dipaksa mundur dari jabatan Perdana Menteri Italia pada 28 Juli 1943 setelah serangkaian kekalahan Italia di Afrika. Setelah ditangkap, ia diisolasi. Dua tahun kemudian, ia dieksekusi di Como, Italia utara. Mussolini mengakhiri sebuah dekade seperti di Jerman yang dilakukan diktator Adolf Hitler dengan Nazi-nya.

Ia dikenal sebagai Il Duce dan merupakan penggagas fasisme. Pada bulan Oktober 1922, ia menjadi Perdana Menteri ke-27 dari Italia dan mulai menggunakan gelar Duce Il mulai tahun 1925, yang saat itu ia telah mendirikan otoritas diktatorial dengan legal, bercita-cita untuk menciptakan sebuah negara totaliter.

Mussolini merupakan salah satu pendiri Fasisme Italia, yang mencakup unsur-unsur nasionalisme, korporatisme, nasional sindikalisme, ekspansionisme, kemajuan sosial dan anti-komunisme dengan gabungan sensor subversives dan state propaganda.

Pada tanggal 24 Juli 1943, segera setelah dimulainya invasi Sekutu dari Italia, melalui Ordine del giorno Grandi, Mussolini dikalahkan dalam pemilihan di Dewan Besar Fasisme dan sehari setelahnya, Raja menangkap Mussolini. Pada tanggal 12 September 1943, Mussolini diselamatkan dari penjara daring Gran Sasso oleh pasukan khusus Jerman. Pada akhir April 1945, Mussolini berusaha untuk melarikan diri ke utara, namun di sana ia cepat ditangkap dan dieksekusi dekat Danau Como oleh partisan Italia. Tubuhnya kemudian dibawa ke Milan di mana ia digantung terbalik di sebuah pompa bensin untuk dilihat publik dan sebagai bukti atas kematiannya.


6. Ferdinand Marcos, Negara asal: Filipina, tahun berkuasa: 1972, akhir berkuasa: 1986, ideologi: Kediktatoran konsitusional

Ferdinand Edralín Marcos (lahir di Sarrat, Ilocos Norte, 11 September 1917 – meninggal di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, 28 September 1989 pada umur 72 tahun) adalah Presiden kesepuluh Filipina. Ia menjabat dari 30 Desember 1965 hingga 25 Februari 1986.

Pada tahun 1972, ia mendirikan rezim otoriter yang memperbolehkannya tetap berkuasa hingga rezim tersebut dihapus pada 1981, dengan menggunakan hukum darurat militer sebagai alat untuk menekan oposisi. Ia kemudian dilantik kembali pada tahun yang sama untuk menjabat masa bakti selama enam tahun yang diwarnai pengaturan politik yang tidak baik, masalah kesehatan, serta pelanggaran hak asasi manusia oleh pihak militer dan korupsi yang merajalela dalam pemerintahan. Pada masa inilah, terjadilah kasus pembunuhan pemimpin oposisi Benigno Aquino, Jr., yang terjadi tahun 1983.

Pada tahun 1986, ia diturunkan dari jabatannya sebagai presiden dalam Revolusi EDSA, sebuah revolusi yang damai di bawah pimpinan Corazon Aquino (janda Benigno Aquino).

Bersama dengan istrinya, Imelda, Marcos melarikan diri ke Hawaii. Di sana ia dituduh menggelapkan uang negara dan pinjaman dari luar negeri dan ditemukan bersalah. Marcos meninggal dunia di Honolulu, Hawaii pada tahun 1989 akibat penyakit ginjal, jantung, dan paru-paru. Marcos pertama dikebumikan di Hawaii, sejak itu dimakamkan di kuburan besar indah di Kota Batac, provinsi Ilocos Utara.


7. Fidel Castro, Negara asal: Cuba, tahun berkuasa: 1959, akhir berkuasa: 2008, ideologi: Marxis-Leninis Komunisme

Fidel Castro
Fidel Alejandro Castro Ruz (13 Agustus 1926 – 25 November 2016) adalah seorang pejuang revolusi dan politikus Kuba yang berhaluan komunis. Castro menjabat sebagai Perdana Menteri Kuba dari 1959 hingga 1976 dan sebagai Presiden Kuba sejak 1976 hingga 2008. Selain itu, ia juga mengemban jabatan Sekretaris Pertama Partai Komunis Kuba dari 1965 hingga 2011.

Dengan berlandaskan pada model pembangunan Marxis-Leninis, Castro mengubah Kuba menjadi negara sosialis satu partai yang dipimpin oleh Partai Komunis. Kebijakan-kebijakannya meliputi perencanaan ekonomi terpusat dan pendanaan yang besar untuk bidang pendidikan dan kesehatan. Kebijakan-kebijakan ini juga diiringi oleh kendali pers oleh pemerintah dan pembungkaman kritik. Di luar negeri, Castro mendukung pemerintahan-pemerintahan yang berhaluan Marxis, seperti pemerintahan Salvador Allende di Chili, Junta Rekonstruksi Nasional di Nikaragua, serta Pemerintahan Revolusioner Rakyat di Grenada.

Castro menyatakan dirinya sebagai "seorang sosialis, Marxis, dan Leninis", dan ia mulai mengakui identitas Marxis–Leninis secara terbuka pada permulaan Desember 1961. Sebagai seorang Marxis, Castro berusaha mengubah Kuba dari negara kapitalis yang didominasi oleh imperialisme asing menjadi masyarakat sosialis dan pada akhirnya menjadi masyarakat komunis.


8. Ho Chi Minh, Negara asal: Vietnam Utara, tahun berkuasa: 1954, akhir berkuasa: 1969, ideologi: Komunisme

Hồ Chí Minh
Hồ Chí Minh (lahir 19 Mei 1890 – meninggal 2 September 1969 pada umur 79 tahun) adalah seorang tokoh revolusi dan negarawan Vietnam, yang kemudian menjadi Perdana Menteri (1954) dan Presiden Vietnam Utara (1954–1969). Selain itu, Ho Chi Minh merupakan salah satu politisi yang paling berpengaruh pada abad-20.

Nama aslinya adalah Nguyễn Sinh Cung, dan juga dikenal sebagai Nguyễn Tất Thành, Nguyễn Ái Quốc (sebuah nama yang sering digunakan orang lainnya juga), Lý Thụy, Hồ Quang dan akrab dipanggil Bác Hồ (paman Hồ) di Vietnam. Kota Saigon yang dulunya merupakan ibukota Vietnam Selatan, diganti menjadi kota Ho Chi Minh untuk mengenang jasanya.


9. Hosni Mubarak, Negara asal: Egypt, tahun berkuasa:1981, akhir berkuasa: 2011, ideologi: Kediktatoran konsitusional

Hosni Mubarak
Muhammad Hosni Said Mubarak, Muḥammad Ḥusnī Mubārak, juga dikenal dengan Hosni Mubarak, Ḥusnī Mubārak (lahir di Kafr-El Meselha, Al Monufiyah, 4 Mei 1928) adalah mantan Presiden Mesir. Ia menjabat pada periode 14 Oktober 1981-11 Februari 2011.

Mubarak ditunjuk sebagai wakil presiden pada tahun 1975 setelah pangkatnya naik di jajaran Angkatan Udara Mesir. Kemudian, ia menjadi presiden untuk menggantikan Presiden Anwar Sadat yang terbunuh pada 6 Oktober 1981 oleh kelompok radikal. Ia merupakan Presiden Mesir keempat untuk masa jabatan lebih dari 15 tahun sejak menjabat pada tahun 1981. Sebagai Presiden Mesir, ia dianggap sebagai pemimpin yang paling berkuasa di wilayahnya. Ia mengundurkan diri pada 11 Februari 2011 menyusul demonstrasi besar-besaran selama 18 hari pada tahun 2011. Pada tanggal 2 Juni 2012, ia divonis pengadilan dengan hukuman penjara seumur hidup.

Hosni Mubarak dituding terlibat dalam tewasnya ratusan warga Mesir yang memprotes rezim diktator pimpinannya pada Januari 2011. Ribuan warga Mesir berkumpul di Tahrir Square selama berminggu-minggu mendesak pengunduran dirinya.

Selama memerintah Mesir dalam tiga dekade, Mubarak menjadikan polisi sebagai ujung tombak represi terhadap masyarakat. Ribuan warga Mesir ditangkap, dipukuli, ditahan tanpa tuduhan oleh polisi untuk kasus yang dibuat-buat.






Idi Amin, Negara asal: Uganda, tahun berkuasa: 1971, akhir berkuasa: 1979, ideologi: Diktator militer

Mahathir Mohamad, Negara asal: Malaysia, tahun berkuasa: 1981, akhir berkuasa: 2003, ideologi: Diktator konstitusional

Muammar Gaddafi, Negara asal: Libya, tahun berkuasa: 1969, akhir berkuasa: 2011, ideologi: Sosialis Arab/Pan-Afrikanisme (Gaddafisme)

Saddam Hussein, Negara asal: Iraq, tahun berkuasa: 1979, akhir berkuasa: 2003, ideologi: Ba'athisme

Islam Karimov, Negara asal: Uzbekistan, tahun berkuasa: 1990, akhir berkuasa: 2016, ideologi: Nasionalis Diktator konstitusional

Kim Jong-un, Negara asal: North Korea, tahun berkuasa: 2011, akhir berkuasa: petahana, ideologi: Juche

Mao Zedong, Negara asal: China, tahun berkuasa: 1949, akhir berkuasa: 1976, ideologi: Maoisme

Robert Mugabe, Negara asal: Zimbabwe, tahun berkuasa: 1980, akhir berkuasa: 2017, ideologi: Kediktatoran konsitusional, Nasionalisme hitam

Joseph Stalin, Negara asal: Uni Soviet, tahun berkuasa: 1922, akhir berkuasa: 1953, ideologi: Komunis (Stalinisme)

Soeharto, Negara asal: Indonesia, tahun berkuasa: 1966, akhir berkuasa: 1998, ideologi: Nasionalisme Anti-komunisme Kediktatoran militer

Muhammad Zia-ul-Haq, Negara asal: Pakistan, tahun berkuasa: 1978, akhir berkuasa: 1988, ideologi: Diktator militer/Kediktatoran konsitusional

Pol Pot, Negara asal: Cambodia, tahun berkuasa: 1975, akhir berkuasa: 1979, ideologi: Maoisme/Komunisme Kediktatoran militer

Mustafa Kemal Ataturk, Negara asal: Turkey, tahun berkuasa: 1923, akhir berkuasa: 1938, ideologi: Kediktatoran konsitusional
Baca Selengkapnya
Biografi Ronaldikin ( Sodikin ) - Ronaldinho Indonesia

Biografi Ronaldikin ( Sodikin ) - Ronaldinho Indonesia

Ronaldikin atau Sodikin adalah warga Kampung Langonsari, Desa Langonsari, Kecamatan Pamengpeuk, Kabupaten Bandung. Ia menjadi terkenal setelah wajahnya yang mirip dengan pesepakbola asal Brasil Ronaldinho menjadi viral di media sosial.

Sodikin diberitakan meninggal dunia pada hari Selasa (22/1/2019) pukul 15.05 WIB, ia wafat saat berumur 49 tahun. Almarhum meninggalkan tiga orang anak yang masih bersekolah. Dia meninggal karena komplikasi.

Ronaldikin ( Sodikin )
Ronaldikin meninggalkan tiga orang anak yang kini masih bersekolah. Silvi yang masih bersekolah di bangku SMA dan pesantren di wilayah Ciwidey, anak kedua Salman duduk dibangku SMP, dan anak ketiganya Sultan duduk dibangku SD.

Sementara itu, Sodikin sudah bercerai dengan istrinya yang bernama Daningsih, dua tahun lalu. Sejak saat itu, Sodikin tinggal di Jakarta untuk berkarir. Di Jakarta Timur, Sodikin berkarir di dunia entertaiment.

Sebelumnya, dia sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Al-Ihsan Baleendah, tiga hari dua malam. Ia masuk Rumahsakit pada Minggu (20/1) sore, sekitar Pukul 15.00 WIB.

Gejala awal sakitnya berawal dari radang tenggorokan. Dari gejala awal tenggerokokan, merembet ke paru dan lambung.

Sodikin sempat tenar dan muncul di banyak acara televisi karena kemiripannya dengan Ronaldinho. Raut wajah dan potongan rambut panjang yang dipunya Sodikin membuatnya jadi sensasi saat diundang ke berbagai acara terkait sepakbola.

Dia secara khusus juga pernah di-mention Fabio Cannavaro saat mantan bek Timnas Italia itu berkunjung ke Indonesia.

Semasa hidupnya, Ronaldinho asal Bandung, Ronaldikin sangat cinta dengan Persib Bandung dan pernah bertemu dengan pemain bintang sepak bola dunia. Karena kecintaannya pada sepakbola, ia pernah bertemu dengan bintan sepakbola Italia, Fabio Cannavaro.

Pada 2012 lalu, Ronaldikin pernah bertemu dengan Fabio Cannavaro dkk di acara Starbol. Fabio Cannavaro yang mantan kapten tim nasional Italia bertemu dengan Ronaldikin.

Cannavaro kemudian mengungah fotonya bersama Ronaldikin di akun Twitter. Hingga membuat sosoknya mendunia.

Ronaldikin populer sebagai fan AC Milan dan Timnas Indonesia. Beberapa tahun silam, wajahnya terpampang di dua laman internasional, Mirror dan Eurosport.

Satu yang spesial adalah karena wajahnya mirip Ronaldinho. Ia pun dijuluki Ronaldinho Indonesia dan kerap memakai jersey Timnas Brasil. Sebagai penggemar AC Milan, Ronaldinho juga sering berpose dengan legenda-legenda.

Ronaldikin dikabarkan meninggal karena mengalami sakit infeksi paru-paru atau yang dikenal juga dengan penyakit Pneumonia. Hal itu diketahui dari video yang diunggak anggota keluarga Ronaldikin di Facebook beberapa waktu lalu.

Dalam video itu terlihat Ronaldikin mengenakan alat bantu pernafasan sambil terkulai lemas di RS Al Ihsan Baleendah. Pihak keluarga meminta doa agar Ronaldikin lekas sembuh. Keluarga juga meminta maaf jika Ronaldikin memiliki kesalahan selama masa hidupnya.

Ucapan belasungkawa untuk Ronaldikin juga datang dari kalangan selebriti yang juga penggemar AC Milan, Gading Martin.
Baca Selengkapnya
Kisah Kalvin - Bocah 11 Tahun yang Memilih Jadi Mualaf

Kisah Kalvin - Bocah 11 Tahun yang Memilih Jadi Mualaf

Calvin adalah seorang bocah 11 tahun asal Kota Bekasi yang memutuskan menjadi mualaf, setelah membaca dua kalimat syahadat Kini namanya berganti menjadi Isham Musthafa Najih.

Proses Masuk Islamnya Kalvin, bertempat di Pondok Pesantren KH Zaenal Mustafa Sukamanah. Pembacaan syahadat dibimbing Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Pengurus Pondok Pesantren KH Zaenal Mustafa Sukamanah, KH Atam Rustam, Minggu (13/1).

Sebelum masuk Islan, Calvin memeluk agama Budha, mengikuti keluarganya. Kemudian dia dititipkan ayah angkatnya ke pesantren dan bersedia memeluk agama Islam.

Di Pondok Pesantren Sukamanah, Kalvin menjadi santri serta mengenyam pendidikan agama Islam.

Ayah angkat Calvin yang tidak mau disebutkan namanya, setelah menitipkan anaknya langsung kembali ke Bekasi. Orang tua angkatnya mendapatkan pesan dari ayah kandung Isham, yang masih keturunan Cina untuk menitipkannya di Sukamanah dan memeluk Islam.

Sebelumnya, Viral Video berdurasi 1.34 menit menyebar di Tasikmalaya. Dalam video tersebut nampak anak kecil berusia 11 tahunan sedang dibimbing membaca dua kalimat Syahadat (mualaf). Para santri pun nampak mengelilingi dan langsung mengucap rasa syukur ketika pembacaan Kalimat Syahadat selesai ditirukan anak tersebut.

Dari berbagai informasi, video itu menggambarkan tentang prosesi masuk Islam (mualaf) yang dilakukan di Masjid Pondok Pesantren KH Zainal Mustofa Sukamanah, Kabupaten Tasikmalaya. Seorang anak dari Bekasi yang sebelumnya beragama Budha memilih menjadi Muslim.

Berikut ini Video lengkapnya:

Baca Selengkapnya