Home » » Profil Andhi Nirwanto

Profil Andhi Nirwanto

Andhi Nirwanto
Andhi Nirwanto
Jaksa Agung Republik Indonesia
(Pelaksana Tugas)
Masa jabatan: 21 Oktober 2014 – 20 November 2014

Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia
Masa jabatan: 21 November 2013 – 21 Oktober 2014

Biodata:
Lahir: 8 Januari 1956 Kabupaten Kudus, Jawa Tengah
Kebangsaan: Indonesia
Agama: Islam
Andhi Nirwanto adalah Wakil Jaksa Agung pada Kejaksaan Republik Indonesia. Saat ini Andhi Nirwanto adalah jaksa yang mempunyai pangkat Jaksa Utama dengan golongan IV/e. Andhi diangkat menjadi Wakil Jaksa Agung oleh Presiden Republik Indonesia, Soesilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 19 November 2013 dengan Surat Keputusan Presiden Nomor 133/M Tahun 2013 mengenai Pengisian Jabatan Eselon I di Lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Andhi diangkat sebagai Wakil Jaksa Agung mengantikan Darmono yang telah pensiun. Sebelum menjabat sebagai Wakil Jaksa Agung, jabatan struktural Andhi di Kejaksaan Agung Republik Indonesia adalah sebagai Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus).


Pendidikan dan karier

Andhi Nirwanto menamatkan pendidikan sarjananya pada tahun 1979. Setelah lulus dan bekerja menjadi jaksa, Ia kembali melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2 dan lulus tahun 1998. Andhi Nirwanto memulai karier di Kejaksaan Republik Indonesia pada tahun 1981. Saat itu Ia menjadi jaksa di Kejaksaan Negeri Wonogiri.


Beberapa jabatan yang pernah Ia duduki selama menjadi jaksa:
  • Kasi Intel Kejaksaan Negeri Palangkaraya (1989),
  • Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Demak (1991),
  • Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Jakarta Utara (1995),
  • Kepala Kejaksaan Negeri Maros (1997),
  • Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (2000),
  • Asisten Pengawasan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (2001),
  • Kepala Bagian Kepangkatan Kejaksaan Agung (2003),
  • Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (2004),
  • Wakil Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (2006),
  • Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (2008),
  • Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (2010),
  • Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (2011),
  • Wakil Jaksa Agung (2013).
Selain menempati jabatan struktrual Andhi juga tercatat sebagai pengurus organisasi di lingkungan kejaksaan. Andhi adalah Ketua I Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) 2009 - 2012 dan Ketua Umum Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) 2012 - sekarang.


Kontroversi

Ketika dicalonkan menjadi Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) menggantikan M. Amari pada tahun 2011, beredar kabar bahwa Andhi Nirwanto pernah ditangkap polisi dan dijadikan tersangka terkait tuduhan pemalsuan Berita Acara Pemeriksaa (BAP). Andhi diduga terlibat kasus pemalsuan Berita Acara Pemeriksaa saksi Kikie Aryanto dalam kasus pembunuhan bos jud! Nyo Beng Seng pada tahun 1997. Saat kasus itu terjadi Kikie seharusnya menjadi saksi untuk terdakwa Eng San yang diduga sebagai otak pembunuhan Nyo Beng Seng namun menghilang. Akhirnya Kikie ditetapkan sebagai buronan dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kepolisian. Pada kasus pemalsuan BAP tersebut Andhi diberitakan pernah ditangkap dan ditahan selama 22 hari oleh penyidik Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia. Pihak kejaksaan melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Noor Rachmad membantah berita tersebut. Ia mengatakan bahwa Andhi NIrwanto bersih dari segala kasus hukum. Terkait dengan isu mengenai Andhi pernah ditangkap polisi pada tahun 1997 Noor menjelaskan bahwa Andhi hanya menjadi saksi dan hanya diperiksa selama setengah hari. (Sumber: Wikipedia