Home » » Profil Abdul Malik Fadjar - Anggota Wantimpres Era Joko Widodo

Profil Abdul Malik Fadjar - Anggota Wantimpres Era Joko Widodo

Abdul Malik FadjarAbdul Malik Fadjar adalah anggota Dewan Pertimbangan Presiden yang menjabat sejak 19 Januari 2015. Beliau adalah sosok politikus Indonesia yang religius. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan Nasional pada Kabinet Gotong Royong. Ia adalah lulusan tahun 1972 dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Malang. Pada 19 Januari 2015, ia dipilih Presiden Joko Widodo menjadi salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Abdul Malik Fadjar lahir di Yogyakarta, Hindia Belanda (kini Indonesia) pada 22 Februari 1939 dari pasangan Salamah dan Fadjar Martodiharjo.


Latar belakang pendidikan

Malik Fadjar menyelesaikan studinya di Pendidikan Guru Agama Atas (PGAA). kemudian melanjutkan pendidikannya di Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Malang dan berhasil meraih gelar sarjananya di tahun 1972. Awalnya beliau hanya memulainya dengan mengambil pendidikan sebagai sarjana muda ditahun 1963. Pada tahun 1981, beliau meraih gelar Master of Science di Department of Educational Research, Florida State University, Amerika Serikat.


Karir

Kehidupan karirnya diawalinya dengan mengajar agama di SD Negeri Taliwang. Setelah meraih gelar Master of Science selama kurang lebih 7 tahun, akhirnya ia berhasil menjadi seorang guru besar di IAIN Sunan Ampel. Sempat menduduki posisi sebagai Dekan FISIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) selama 1 tahun dari tahun 1983-1984. Kemudian dilanjutkan menjadi seorang Rektor di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Unmuh Malang dengan masa jabatan berakhir di tahun 2000.

Selama menjabat sebagai Rektor, beliau berkesempatan menjadi seorang Menteri Agama Indonesia dengan menggantikan Quraisy Shihab. Beliau hanya menduduki selama satu tahun dari tahun 1998-1999 dan harus puas digantikan oleh Mohammad Tolchah Hasan. Di tahun 2001, beliau dipercaya lagi untuk menjadi Menteri Pendidikan Nasional dengan masa jabatan hingga 2004 menggantikan Yahya Muhaimin.

Setelah masa jabatannya berakhir, beliau digantikan oleh Bambang Sudibyo. Terakhir menduduki kementerian, beliau sempat menjabat sebagai Menko Kesra menggantikan Jusuf Kalla dimulai dari tanggal 22 April 2004. Masa jabatan itu hanya bersifat sementara dan berlangsung kurang lebih selama 6 bulan tepatnya sampai tanggal 21 Oktober 2004. Beliau harus puas digantikan oleh Alwi Shihab.


Pendidikan
  • Pendidikan Guru Agama Atas (PGAA)
  • Fakultas Tarbiyah Sunan Ampel Malang
  • Master of Science Department of Educational Research, Florida State University, Amerika serikat

Karir
  • Guru agama SDN Taliwang
  • Sekretaris Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel
  • Dekan FISIP Universitas Muhammadiyah, Tahun 1983-1984
  • Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta dan UMMMenteri Agama Indonesia, Tahun 1998-1999
  • Menteri Pendidikan Nasional, Tahun 2001-2004
  • Menko Kesra 2004
  • Anggota Dewan Pertimbangan Presiden 2015-Sekarang
  • Menteri Pendidikan Nasional Kabinet Gotong Royong 2001—2004
  • Menteri Agama Kabinet Reformasi Pembangunan 1998—1999
  • Rektor Universitas Muhammadiyah Malang 1983—2000

Sumber: