Home » » Profil 3 Pimpinan Baru DPD RI 2017

Profil 3 Pimpinan Baru DPD RI 2017

Dalam sidang Paripurna DPD pada hari Selasa tanggal 4 April 2017 telah terpilih tiga pimpinan yang baru. Ketiga tokoph tersebut adalah Oesman Sapta Odang terpilih sebagai Ketua DPD, dengan dua wakilnya, Nono Sampono dan Darmayanti Lubis. Berikut ini profil singkatnya


Oesman Sapta Odang [Sumber]

Oesman Sapta Odang
Oesman Sapta Odang
Oesman Sapta Odang (lahir di Sukadana, Kalimantan Barat, 18 Agustus 1950; umur 66 tahun) adalah seorang pengusaha dan politisi Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai wakil ketua MPR RI periode 1999-2004 dan terpilih kembali sebagai wakil ketua lembaga tinggi negara tersebut dari kelompok DPD-RI untuk periode 2014-2019.

Oesman Sapta merupakan pemilik konglomerasi OSO Group yang bergerak di bidang percetakan, pertambangan, air mineral, properti, perkebunan, perikanan, transportasi, komunikasi, keuangan, dan perhotelan. Menurut majalah Globe Asia, pada tahun 2016 kekayaannya diperkirakan mencapai USD 350 juta dan telah menempatkannya ke dalam salah satu dari 150 orang terkaya di Indonesia.

Selain menjabat sebagai CEO OSO Group, Oesman juga duduk sebagai Komisaris maskapai Lion Air. Pada awal tahun 2012, ia menunjuk Tanri Abeng sebagai CEO OSO Group menggantikan dirinya. Ia juga mengumumkan George Toisutta sebagai komisaris utama dan anaknya Raja Sapta Oktohari sebagai direktur utama.

Selain aktif berbisnis, Oesman juga merupakan pendiri Partai Persatuan Daerah. Karena dalam beberapa kali pemilihan umum partai tersebut tidak lolos electoral threshold, ia kemudian bergabung dengan Partai Hanura dan menjabat sebagai Ketua Umum sejak tahun 2016. Selain aktif di partai politik, ia juga terlibat dalam berbagai organisasi. Disamping menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sejak tahun 2010. Ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Gebu Minang.


Jabatan
  • Wakil Ketua MPR RI (2014-2019)
  • Ketua Umum DPP Partai Hanura (2016-Sekarang)
  • Ketua Umum Gebu Minang (2016-2021)
  • Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) (2010-Sekarang)
  • Ketua Umum Asosiasi Koperasi Kelapa Indonesia (2002-Sekarang)
  • Ketua Umum Pengurus Pusat KKI (2002-2011)
  • Ketua Umum DPP Partai Persatuan Daerah (2002-2004)
  • Wakil Ketua MPR RI (1999-2004)
  • Ketua Kadin Daerah Provinsi Kalimantan Barat (1998-2004)
  • Komisaris Lion Air

Nono Sampono [Sumber]

Nono Sampono
Nono Sampono
Letnan Jenderal TNI Mar (Purn.) Nono Sampono (lahir di Bangkalan, Madura, 1 Maret 1953; umur 64 tahun) adalah seorang tokoh militer Indonesia dan juga mantan Kepala Basarnas Indonesia. Ia sempat mengenyam pendidikan Pasukan khusus anti teror di Detasemen 81 Penanggulangan Teror (Kopassus) TNI Angkatan Darat. Selain itu Nono juga pernah mendapat pendidikan Pasukan khusus di Hawaii, AS, dan Korea Selatan.

Sejak kecil, Nono hidup bersama ayah angkat yang juga adalah pamannya, Idris Sampono. Ayahnya yang berasal dari Madura dan ibu kandungnya yang berdarah Maluku - Sulawesi berpisah saat usia Nono masih tiga tahun. Hidup bersama keluarga angkat dengan keadaan ekonomi yang pas-pasan tidak pernah menyurutkan semangat Nono untuk terus bekerja keras. Ayah angkatnya selalu mendorong Nono untuk tidak pernah berputus asa dan menyuruhnya untuk masuk ke sekolah yang bagus. Hingga akhirnya selepas lulus SMA, Nono berhasil kuliah di Fakultas Teknik Universitas Pattimura. Namun baru setahun di sana, Nono yang risau akan masa depannya jika terus kuliah memutuskan untuk berhenti kuliah dan masuk ke Akademi Angkatan Laut pada tahun 1972. 

Selama menjadi taruna Akademi Angkatan Laut, Nono menjadi kebanggaan keluarganya. Tahun 1976, Nono lulus setelah berhasil menyelesaikan sekolahnya di AAL dengan baik. Seiring dengan berjalannya waktu, karier Nono dalam dunia militer terus menanjak, sejumlah posisi strategis sempat dia jabat, seperti ketika dia dianugerahi pangkat Jenderal bintang tiga TNI Angkatan Laut. Selain menjadi jenderal berbintang tiga, Nono dipercaya untuk memegang sejumlah jabatan penting lainnya seperti Komandan Paspampres, Gubernur AAL dan Komandan Jenderal Akademi TNI. Nono juga pernah menjadi anggota pasukan Danpaspampres di era kepemimpinan presiden Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri. Tahun 2010, Nono dilantik oleh Menteri Perhubungan sebagai Kepala Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) menggantikan pejabat sebelumnya Marsekal Madya TNI Wardjoko. Pada tahun 2012, ia bersama Alex Noerdin dan didukung oleh beberapa partai termasuk di dalamnya partai Golkar, maju ke Pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2012 sebagai bakal calon Wakil Gubernur Jakarta.
Darmayanti lubis
Darmayanti Lubis


Riwayat Jabatan Militer
  • Komandan Denjaka (1988-1993)
  • Komandan Yonif 4/Marinir (1994-1995)
  • Komandan Paspampres (2000-2003)
  • Gubernur Akademi Angkatan Laut (2003-2006)
  • Inspektur Jenderal Mabes TNI AL (2006)
  • Komandan Korps Marinir (2006-2007)
  • Danjen Akademi TNI (2007-2011)
  • Kabasarnas (2011-2011)

Darmayanti Lubis

Darmayanti Lubis adalah seorang Perempuan politisi Indonesia yang pernah terpilih kembali sebagai Senator pada periode 2014-2019 dari daerah pemilihan Sumatera Utara. Prof. Dr. Ir. Hj. Darmayanti Lubis lahir di Binjai, 6 Mei 1951. Kini ia terpilih sebagai Wakil DPD RI.