Home » , » Biografi Sandiah "Ibu Kasur" - Tokoh Pendidikan Indonesia

Biografi Sandiah "Ibu Kasur" - Tokoh Pendidikan Indonesia

Sandiah "Ibu Kasur"
Siapa yang tak kenal Bu Kasur? Ia adalah salah satu perempuan yang sangat dikenal luas kususnya anak anak di zamannya.

Nama asli bu Kasur adalah Sandiah, seorang seniman dan tokoh pendidikan Indonesia. Selain mencipta lagu dan tampil di berbagai panggung acara televisi dan siaran radio, ia juga mengelola lima Taman Kanak-kanak “Mini” Pak Kasur.

Beliau lahir di Batavia, Hindia Belanda, pada 16 Januari 1926. Bu Kasur adalah tamatan Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO).

Ia mendapat julukan Ibu Kasur karena suaminya, Soerjono, dipanggil Pak Kasur. Ia dan suaminya bertemu karena sama-sama anggota Kepanduan Indonesia. Mereka menikah di Yogyakarta pada tanggal 29 Juli 1946 dan dikaruniai lima anak: Sursantio, Suryaningdiah, Suryo Prabowo, Suryo Prasojo, dan Suryo Pranoto.

Bersama Pak Kasur pula, ia menjadi pembawa acara Taman Indria di TVRI dan juga pendiri TK Mini di Jakarta yang berlokasi di kawasan Cikini (sekaligus rumah tinggal Bu Kasur), Cipinang Indah, Pasarminggu, Kemang Pratama di Jakarta, dan Banjar Tangerang. Ketika televisi swasta muncul pada awal 1990-an, Ibu Kasur tampil dalam acara kuis Hip Hip Ceria di RCTI.

Beberapa lulusan TK Mini yang terkenal adalah mantan presiden Megawati Soekarnoputri, Guruh Soekarnoputra, Hayono Isman dan Ateng. TK ini didirikan pada tahun 1965.

Semula TK itu berada di rumahnya di Jln. H. Agus Salim dengan Taman Kanak-kanak, Taman Putera, dan Taman Pemuda. Namun, Taman Putera dan Taman Pemuda tidak dikembangkan, bahkan ditutup. Untuk menampung anak-anak dari berbagai kelompok umur, TK Mini dibagi dalam tiga jenjang, yaitu “Parkit” untuk anak usia tiga tahun, “Kutilang” untuk anak empat tahun, dan “Cendrawasih” untuk anak lima tahun.

Di samping sebagai pendidik dan pemerhati anak-anak, Ibu Kasur juga dikenal sebagai pencipta lagu anak-anak. Karyanya antara lain berjudul Kucingku, Bertepuk Tangan, dan Main Sembunyi. Ibu Kasur sering menjadi pembicara seminar-seminar yang berhubungan dengan dunia anak. Memimpin Yayasan Setia Balita yang memiliki lima buah taman kanak-kanak di Jakarta, pun dia sanggup. Ia juga sempat menjadi pengasuh sebuah rubrik di majalah anak-anak Bocil. Berbagai penghargaan termasuk dari dunia internasional pernah diterimanya. Sebut saja Bintang Budaya Parama Dharma dan predikat pembawa acara anak-anak legendaris dari sebuah stasiun televisi.

Ibu Kasur meninggal di Rumah Sakit Cikini, Jakarta, pada tanggal 22 Oktober 2002 (pada umur 76 tahun) akibat serangan stroke. Ia dimakamkan di samping makam Pak Kasur di Desa Kaliori, Kalibagor, Banyumas, Jawa Tengah. (sumber: Wikipedia)