Home » » Biografi Usain Bolt - Pelari Tercepat di Dunia

Biografi Usain Bolt - Pelari Tercepat di Dunia

Usain Bolt
Biodata Usain Bolt
  • Lahir: 21 Agustus 1986, Sherwood Content, Jamaika
  • Tinggi: 1,95 m
  • Kebangsaan: Jamaika
  • Penghargaan: Penghargaan Olahraga Dunia Laureus untuk Olahragawan Terbaik Dunia, lainnya
  • Saudara kandung: Sadiki Bolt, Sherine Bolt
  • Orang tua: Wellesley Bolt, Jennifer Bolt

Usain Bolt adalah seorang pelari Jamaika yang menjadi pemegang rekor dunia lari 100m dan 200m putra saat ini, masing-masing dengan catatan waktu 9,58 detik dan 19,19 detik yang diciptakannya pada Kejuaraan Atletik Dunia 2009.

Kedua rekor tersebut memecahkan rekor lama yang juga dipegangnya, 9,69 detik dan 19,30 detik yang ia ciptakan pada Olimpiade Beijing 2008. Rekor 100 meter di Olimpiade Bejiing tersebut sendiri memecahkan rekor sebelumnya yang juga ia pegang, 9,72 detik yang diciptakan di Kejuaraan Reebok New York pada 31 Mei 2008.

Selain itu di Beijing ia juga menciptakan rekor dunia baru (37,10 detik) dalam nomor 4 x 100m estafet bersama rekan-rekannya. Pada tahun 2004 ia menciptakan rekor dunia junior baru pada nomor lari 200 m dengan catatan waktu 19,93 detik.

Ia meraih medali perak pada Kejuaraan Dunia 2007 di Osaka dalam nomor lari 200 m dengan waktu 19,91 detik. Pada Kejuaraan Dunia Atletik 2009 yang dilangsungkan di Berlin ia memecahkan rekor dunia baru di nomor lari 200 meter dengan catatan waktu 19,19 detik dan tercatat sebagai rekor dunia baru.


Awal karir

Usain Bolt lahir pada tanggal 21 Agustus 1986 di Sherwood Konten, sebuah kota kecil di Trelawny, Jamaika. Bolt tumbuh bersama orang tuanya Wellesley dan Jennifer Bolt, saudaranya Sadeeki dan adiknya Sherine. Orang tuanya membuka sebuah toko bahan makanan lokal di daerah pedesaan. Bolt kecil untuk pertama kalinya bersekolah di Sekolah Dasar Waldensia. Di sinilah dia mulai menunjukkan potensinya dalam berlari. Pada usia dua belas tahun, Bolt telah menjadi pelari tercepat di sekolahnya dengan jarak 100 meter.

Bolt melanjutkan sekolahnya di William Knibb Memorial High School Bolt. Di sekolah ini Bolt lebih fokus pada kriket, namun pelatih kriketnya melihat kecepatan Bolt di lapangan dan akhirnya mendesak dia untuk mencoba menjadi atlit lari. Kala itu, Pablo McNeil, seorang mantan atlet lari Olimpiade dan Dwayne Barrett melatih Bolt agar memfokuskan energinya pada peningkatan kemampuan atletik. Dengan latihan ini, di tahun 2001 Bolt sukses memenangkan kejuaraan tahunan SMA untuk pertama kalinya dan memperoleh medali perak untuk kategori lari 200 meter dengan waktu 22,04 detik. Di tahun itu juga pada kejuaraan CARIFTA di Karibia, Bolt berhasil mencatat waktu terbaik pribadinya dengan catatan waktu 48,28 detik untuk kategori 400 meter dan 21,81 detik untuk kategori 200 meter,di dua nomor itu Bolt memenangkan medali perak.

Pada tahun 2002 di Dunia Junior Championships Jamaika, Bolt kembali menunjukkan kecepatannya pada orang-orang di negaranya. Di usia yang baru 15 tahun, dia memenangkan lari untuk kategori 200 m dalam waktu 20,61 detik. Kemenangan ini membuatnya menjadi pelari dunia termuda yang meraih medali emas. Dia juga memperoleh medali emas yang lain pada World Youth Championships tahun 2003. Dia menciptakan rekor kejuaraan baru untuk kategori 200 m hanya dengan waktu 20,40 detik.

Di bawah bimbingan pelatih baru Fitz Coleman, Bolt menjadi atlit lari profesional pada tahun 2004, dimulai dengan kejuaraan CARIFTA di Bermuda. Dia menjadi pelari junior pertama untuk kategori 200 m yang berhasil finish dengan waktu dibawah 19,93 detik. Untuk kedua kalinya dia dianugerahi Austin Sealy Trophy untuk atlet yang paling menonjol dari tahun 2004 dalam kejuaraan CARIFTA. Sejak saat itu berbagai kejuaraan telah dimenangi oleh Bolt. Rekor-rekor baru juga telah dia ciptakan. Atas prestasinya ini, Bolt pernah mendapat tawaran beasiswa dari sebuah perguruan tinggi di Amerika, tapi dia menolak dan mengatakan dia lebih suka tinggal di tanah airnya, Jamaika. Di Jamaika, Bolt kemudian masuk ke University of Technology.


Olimpiade Rio 2016

Usain Bolt merebut medali emas di nomor atletik 100 meter pada gelaran Olimpiade Rio 2016. Prestasi tersebut membuat dia menjadi sprinter pertama yang memenangkan medali emas di tiga olimpiade berbeda.

Pada perlombaan yang digelar, Senin (15/8/2016) WIB, Bolt (29 tahun) mencatat waktu tercepat 9,81 detik. Ia mengalahkan pesaing utama dari AS, Justin Gatlin, dan sprinter Kanada, Andre De Grasse.

Dengan hasil tersebut, Bolt mempertahankan gelar manusia tercepat di bumi. Sebelumnya, sprinter yang sempat dibebat cedera hamstring itu sukses memenangkan medali di Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012.

Namun diluar kesuksesannya menjadi opelari tercepat, Bolt pernah gagal memenangi perlombaan 100 meter dunia pada 2011 karena didiskualifikasi pada laga final karena melakukan kesalahan start.

Selain menjalankan sebagai karier, Bolt juga suka menari dan kegiatan yang berkaitan dengan menari dalam kehidupan pribadinya. Teman-temannya dan keluarga menggambarkan dia sebagai atlet rileks dan santai.

Hingga tahun 2011, Bolt telah menyabet kurang lebih 25 medali emas dari berbagai kejuaraan lari termasuk dari Olimpiade. Dengan prestasinya ini, tak heran jika Bolt dijuluki sebagai manusia tercepat di dunia. Pada tahun 2011, Bolt dinobatkan sebagai Male Atlete of The Year oleh International Association of Athletics Federations (IAAF).


Prestasi yang pernah diraih Usain Bolt:
  • Medali emas, kejuaraan dunia 200 meter 2011, 4x100 meter estafet.
  • Medali emas kejuaraan dunia 2009 100 meter, 200 meter, 4x100 meter estafet.
  • Medali emas Olimpiade 2008 100 meter, 200 meter dan 4x100 meter.
  • Medali perak, kejuaraan dunia 2007 pada 200m
  • Medali perak pada kejuaraan dunia 2007 di nomor 4x100m estafet.
  • Bolt menjadi atlet kesembilan yang memenangi dua nomor sprint Olimpiade di Beijing dan pertama sejak Carl Lewis pada 1984.
  • Ia bermain olahraga kriket di sekolah dan karena ia tinggi ia bermain cepat dalam permainan itu. Pelatih kriketnya mengetahui kakinya amat kuat dan cepat sehingga disarankan latihan sprint.
  • Bolt memenangi kejuaraan dunia junior pada 2002 di nomor 200m, ketika ia masih berusia 15 tahun, atlet termuda juara dunia junior.
  • Kemudian ia menambah gelar juara junior dunia pada nomor 200 meter, ketika berlari dengan waktu 19,93 detik pada 2004.

Sumber:
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Usain_Bolt
  • http://profil.merdeka.com/mancanegara/u/usain-st-leo-bolt/#
  • http://www.republika.co.id/berita/olahraga/olimpiade-london-2012/12/08/06/m8bmf6-data-dan-fakta-usain-bolt-pelari-tercepat-sejagat